Sunday, March 8, 2015

Tempat Wisata Air Terjun Coban Rondo

Air terjun yang memiliki tinggi sekitar sekitar 84 meter ini terletak di ketinggian 1.135 di atas permukaan laut (dpl). Nama air terjun yang diresmikan sebagai objek wisata alam pada tahun 1980 ini berasal dari sebuah legenda, yaitu kisah Dewi Anjarwati yang ditinggal mati oleh suaminya, Raden Baron Kusuma. Raden Baron Kusuma terbunuh oleh Joko Lelono yang ingin merebut istrinya. Air terjun inilah yang dijadikan sebagai tempat persembunyian Dewi Anjarwati. Karena ditinggal mati suaminya, maka Dewi Anjarwati menjadi rondo (janda) sehingga air terjun ini terkenal dengan nama Coban Rondo yang berarti air terjun janda.
Kedatangan Anda di kawasan wisata ini akan disambut oleh jejeran pohon pinus dan cemara gunung yang seolah berbaris rapi. Selain itu, kicauan burung dan kupu-kupu yang berterbangan di sekitar kawasan ini semakin menambah indahnya pesona alam di sana. Sedangkan daya tarik utama dari objek wisata ini tentu saja adalah air terjunnya yang mengalir deras dari atas tebing. Jika Anda tidak puas dengan hanya menikmati keindahan alamnya, Anda bisa mandi dan merasakan dinginnya air di air terjun ini.
Di samping itu, Anda juga bisa mendatangi air terjun lain yang berada tepat di atas Air terjun Coban Rondo, yaitu Coban Manten. Air terjun ini berada di ketinggian 1.300 dpl yang berjarak kurang lebih 4 km dari Coban Rondo. Daya tarik utama dari air terjun ini adalah adanya dua air terjun yang berjejer layaknya pengantin. Kondisi ini pulalah yang membuat air terjun ini diberi nama Coban Manten.
Daya tarik lain yang bisa Anda nikmati di kawasan wisata ini adalah Kebun Binatang Mini. Selain itu, Anda yang membawa serta anak Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas taman bermain anak yang ada di sana.
Air Terjun Coban Rondo berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Akses menuju kawasan wisata ini tidak sulit. Jarak yang harus Anda tempuh dari Kota Malang hanya sekitar 30 km. bagi Anda yang tidak menggunakan kendaraan pribadi, perjalanan bisa dimulai dari terminal Arjosari dengan naik angkutan umum yang menuju Terminal Landungsari. Selanjutnya, perjalanan bisa Anda lanjutkan dengan naik bus jurusan Kediri dan turun tepat di depan Patung Sapi yang merupakan pintu masuk ke kawasan wisata ini.
Sebagai salah satu objek wisata andalan yang dimiliki oleh Kota Malang, kawasan wisata ini sudah memiliki beragam fasilitas penunjang yang tergolong lengkap. Bagi Anda yang ingin mencari makanan, di kawasan wisata ini terdapat banyak warung makan yang siap memenuhi kebutuhan Anda. Sedangkan bagi Anda yang ingin menginap, ada dua alternatif yang bisa dipilih, yaitu menyewa penginapan yang ada di lokasi wisata ini atau mencarinya di daerah Songgoriti dan Batu atau memanfaatkan bumi perkemahan bagi Anda yang ingin bermalam di alam bebas.
Selain itu, Anda juga tidak akan kesulitan untuk mencari kios yang menjual oleh-oleh khas daerah ini.
Load disqus comments

0 komentar